Pojok Math'am Hadlrmaut
RUMAH ALLAH
Rumah suci itu bernama Ka`bah karena bentuknya seperti kubus. Nama lain Ka`bah antara lain Al-Bait, Al-Haram dan Al-Bannia. Sebutan lainnya adalah bangunan Ibrahim da juga Kiblat karena umat Islam menghadap padanya ketika Shalat. Nama lainnya lagi adalah Al-Hamsaa dan kemudian di ubah oleh kaum Quraishites dengan nama Al-Hums
Para Pendiri Ka`bah
Rumah suci itu telah diperbaiki sebanyak 12 kali, pada masa-masa seperti yang dijelaskan sebagai berikut :
-
Para Malaikat, sebelum Adam diturunkan di bumi, membangunnya tepat di bawah langit rumah yang paling sering di kunjungi Malaikat di Surga
-
Nabi Adam a.s yang membangunnya dengan bebatuan yang dibawa malaikat dari lima gunung (Bukit Sina, Gunung Hira, Bukit Zeeta, Gunung Lebanon dan Al-Judi)
-
Nabi Seth a.s, putra Nabi Adam a.s
-
Nabi Ibrahim a.s yang dibantu oleh putranya Nabi Ismail a.s
-
Al-Amaliqah
-
Jurhum Quraisy
-
Qusay; kakek buyut Nabi Muhammad SAW
-
Kaum Quraish; Rasulullah SAW sendiri menyaksikan pembangunan ini lima tahun sebelum masa kenabiannya dengan membawa batu-batu atas bantuan pamannya, Abas. Beliau juga bahkan dipercaya untuk meletakkan Hajar Aswat ke tempatnya
-
Abdullah ibnu Al-Zubair pada tahun 65 H
-
Al-Hajjaj pada tahun 74 H
-
Salah satu Sultan dari dinasti Ottoman yang bernama Murad Khan pada 1040 H, tepat setelah beberapa sisi rumah suci Ka`bah hancur akibat hujan lebat dan badai yang menyebabkan Ka`bah kebanjiran pada tahun 19 Syaban 1039 H
-
Yang Mulia Baginda Raja Fadh bin Abdul Aziz.
Sumber : Majalah Noor, No. 11/TH.VI/November 200
back to Pojok Math'am Hadlrmaut
Amanah Mulia © 2009 |